Pengrajin Mebel Hand Made Harus Lebih Unggul Dari Pada Produksi Mesin

Banyak sekali pelaku usaha mebel di Indonesia baik dari produk handmade maupun produk pabrikan, bagi pelaku usaha pabrikan mereka mampu bersaing untuk kendapatkan hasil dan kwalitas yang bagus,  berbeda dengan usaha yang mengandalkan tukang manual. 

Meskipun demikian pelaku usaha hand made tidak boleh kalah dengan pabrikan, saat ini dari segi sarana dan prasarana ada perbedaan baik di bidang kwalitas maupun permintaan. 



Pabrikan Mampu membuat ratusan bahkan ribuan produk mebel dalam sehari berbeda dengan Hand made yang hanya mampu memproduksi sedikit sekali,  disini pabrik di unggulkan

Meski begitu Pabrikan tidak bisa melayani permintaan custom yang jumlahnya hanya sedikit, sedangkan Hand made bisa melakukannya, disini usaha kecil yang berperan. 

Sebenarnya semua sudah ada jalannya masing masing, hanya saja produk handmade masih kalah kerapihannya dari pada buatan pabrikan. Meski begitu kita sebagai tukang wajib mengikuti perkembangan style furniture agar tidak kalah saing dengan produk produk pabrikan. 



Tukang itu bukan kuli, tukang adalah seniman yang bisa menciptakan produk dari bahan mentah. Sehingga karyanya bisa di hargai orang. 

Gali dan asah kemampuan kita untuk bersaing mendapatkan hasil yang memuaskan. 
Fuji Raharjo
Fuji Raharjo Seorang pembuat mebel interior sejak 2010 pernah bekerja dan menjadi subkontraktor dibeberapa perusahaan besar di Jakarta

Posting Komentar untuk "Pengrajin Mebel Hand Made Harus Lebih Unggul Dari Pada Produksi Mesin"